Fashion & Musik

Sambut Lebaran, Intip Tren Fashionnya Yuk!

28 Maret 2025
FWD Insurance

Tampil modis di perayaan Lebaran Idul Fitri sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan masyarakat Indonesia. Biasanya, banyak dari masyarakat yang membeli pakaian baru untuk menyambut momen Lebaran Idul Fitri, baik membelinya online maupun offline. Maka dari itu, tidak heran kalau setiap tahunnya tren fashion selalu berubah-ubah.

Melansir dari Fimela, tren fashion tahun 2025, misalnya, menampilkan kesederhanaan dengan warna-warna natural seperti hitam, putih, dan cokelat. Bukan cuma itu, warna lain juga diprediksi merajai tren fashion seperti cokelat tua dan burgundy. Untuk itu, yuk, intip tren fashion tahun 2025 yang mungkin bisa dijadikan referensi untuk dikenakan ketika Lebaran!

Gamis

Dari dulu sampai sekarang, banyak yang mengenakan gamis di Indonesia. Selain pakaiannya yang dapat menutup aurat, gamis juga memiliki model yang trendi dan modis sehingga membuat tampilan semakin cantik. Apalagi, ditambahkan dengan kerudung berwarna senada.

Nah, ada beberapa jenis gamis yang bisa dikenakan ketika Lebaran Idul Fitri, di antaranya:

  • Gamis Layer: tampil modis di hari yang Fitri dengan gamis layer atau gamis berlapis. Desain gamis ini dapat menambah kesan yang stylish ketika mengenakannya, terlebih ditambah dengan hijab modern dan kalung. Untuk warnanya identik dengan warna monokrom dan pastel.
  • Gamis Syar’i: cocok dipakai wanita Muslimah karena gamisnya sendiri tidak menunjukkan lekuk tubuh dan desainnya longgar. Bukan cuma itu saja, warna dari gamisnya pun beragam mulai dari warna netral seperti hitam dan putih sampai warna-warna terang.
  • Gamis Kemeja: dilengkapi dengan kancing di bagian depannya, gamis kemeja menawarkan kesan yang rapi dan simpel. Gamis ini cocok dikenakan ketika Lebaran maupun dipakai untuk sehari-hari karena terbuat dari bahan katun sehingga nyaman digunakan.
  • Gamis Slit. berbeda dengan gamis jenis lainnya, biasanya di bagian bawah gamis split ada belahannya. Makanya, ketika mengenakan gamis jenis harus ditambah dengan celana atau rok supaya bisa tampil modis. Warnanya juga sangat beragam, mulai dari warna terang sampai soft.
  • Gamis Ruffle: gamis yang banyak diminati karena modelnya tampak feminin namun tetap tertutup. Gamis jenis ini umumnya dilengkapi aksen maupun hiasan yang ada di bagian bahu dan lengan sehingga akan semakin menambah keeleganan ketika mengenakannya.

Baca Juga: Bingung Pilih Baju Untuk Lebaran? Ini Rekomendasinya!

Tunik

Meski banyak digunakan untuk acara formal, tapi, Passionate People tetap bisa mengenakan tunik saat Lebaran Idul Fitri. Selain bisa digunakan ketika pagi Lebaran atau berangkat solat Ied, pakaian tunik ini juga cocok dikenakan ketika hari Lebaran berikutnya. Sama halnya dengan gamis, tunik juga punya berbagai model, misalnya:

  • Tunik Dua Warna: bagi yang ingin terlihat anggun di hari Lebaran bisa memilih tunik dengan kombinasi dua warna berbeda misalnya cokelat yang dikombinasikan dengan abu-abu gelap. Perpaduan dua warna ini bisa digunakan untuk segala kalangan usia, mulai dari remaja sampai orang dewasa.
  • Tunik Ruffle: mau menampilkan outfit bergaya chic style? Maka, pilih tunik ruffle. Di mana, tunik ini memiliki ciri khas yaitu bagian perut ke bawah dibuat dengan aksen ruffle, kemudian bagian atasnya diberi kancing sehingga membuat tampilan makin cantik ketika memakainya.
  • Tunik Kancing Depan: tampil feminin dan awet muda dengan tunik kancing depan. Model pakaian ini tidak hanya menciptakan kecantikan tapi juga membuat tampilan semakin modis. Supaya lebih memukau, mix and match dengan aksesoris dan tas Lebaran.
  • Tunik Bentuk A-Line: tunik jenis ini cocok dikenakan untuk yang tidak ingin mengenakan pakaian terlalu ketat. Tidak hanya cantik, tunik bentuk A-Line ini juga memberikan kesan mewah dan elegan. Cocok dikenakan dengan celana bahan, rok, dan sebagainya.

Baca Juga: Mau Kembaran Baju Lebaran Bareng Keluarga? Cek Tips Ini!

Kaftan

Sekilas, kaftan dan gamis memang terlihat mirip. Namun, keduanya ternyata berbeda, kaftan memiliki kerutan di bagian tengahnya dan lengannya lebih lebar dibandingkan dengan gamis. Melansir dari Wikipedia, kaftan berasal dari bahasa Persia dan diyakini merupakan peninggalan dari peradaban Mesopotamia Kuno, yang sekarang mencakup negara Irak, Suriah, dan Turki.

Di awal kemunculannya, kaftan dibuat dari bahan sutra, katun, atau kombinasi keduanya lengkap dengan selempang. Namun, di zaman kekhalifahan Abbasiyah, kaftan dibuat dengan tampilan lebih mewah, di mana ditambahkan brokat emas dan perak sehingga semakin menambah kesan mewah dan elegan. Seiring waktu, kaftan pun mulai menyebar ke berbagai negara, termasuk China Daratan.

Selain itu, kaftan juga banyak digunakan oleh penguasa seperti Kesultanan Utsmaniyah maupun Dinasti Seljuk. Bahkan, pada abad ke-12 sampai ke-20, sultan dan pejabat di negara Turki mengenakan kaftan dengan menambahkan kancing dan hiasan pita sebagai status dan kekuasaan. Selain dijadikan pakaian resmi, kaftan pun sering diberikan kepada tamu dan duta besar yang mengunjungi istana Topkapi.

Semakin berkembang, kaftan mulai digunakan di Amerika Utara dan benua Eropa. Bahkan, menyebar ke negara Afrika, Rusia, dan lainnya. Menariknya, di abad ke-17, pakaian ini banyak digunakan perempuan kelas menengah. Di negara Barat, kaftan mulai terkenal setelah beberapa rumah mode seperti Yves Saint Laurent, Balenciaga, dan Christian Dior mengenalkan koleksi kaftannya di abad ke-20.

Beberapa jenis kaftan yang bisa dipilih adalah sebagai berikut:

  • Kaftan aksen kerut untuk yang memiliki tubuh mungil
  • Kaftan model batwing untuk menyamarkan tubuh yang gemuk
  • Kaftan berlengan panjang untuk hijaber

Demikian beberapa jenis tren fashion yang mungkin booming kembali di tahun 2025. Selagi memilih baju untuk Lebaran, tidak lupa daftar Asuransi Bebas Handal dari FWD Insurance Indonesia. Punya asuransi ini, maka Passionate People bisa lebih fokus pada pengobatan tanpa khawatir dengan biaya karena mendapatkan tanggungan dari pihak asuransi.

Sumber:

Article Card List: Missing Data