Ingin melihat penyu? Kunjungi 5 destinasi wisata ini!

Oleh FWD Insurance

Indonesia merupakan rumah bagi banyak satwa langka. Penyu merupakan salah satu hewan yang terancam punah akibat maraknya perburuan liar dan kerusakan habitat. Pada Hari Penyu Sedunia, 23 Mei ini, yuk kita eksplor destinasi wisata dengan konservasi penyu!

1.Pantai Pangumbahan, Sukabumi

Taman Pesisir Pangumbahan di Sukabumi, Jawa Barat ini merupakan tempat pendaratan penyu hijau.

Pengunjung di kawasan konservasi ini bisa melihat bagaimana proses penangkaran penyu dan cara menjaga habitatnya agar penyu bisa hidup ratusan tahun.

2.Pulau Pahat, Kepulauan Riau

Selain menikmati wisata bawah laut yang indah, kamu juga bisa melihat bagaimana penyu berkembang biak di pulau tak berpenghuni ini.

Konservasi penyu hijau dan penyu sisik dilakukan untuk menjaga ekosistem laut dan kelestarian penyu.

Secara alami, puluhan penyu di Pulau Pahat bertelur pada malam hari hingga menjelang pagi di hamparan pasir putih pada bulan Januari-April atau Mei-Agustus.

3.Kota Pariaman, Sumatra Barat

Beragam jenis tukik atau anak penyu, seperti penyu lekang, penyu hijau, dan penyu sisik ada di Pusat Konservasi Penyu ini!

Sejak tahun 2009, tempat ini telah melakukan penangkaran 30.000 ekor tukik. Setelah melewati masa penangkaran, tukik-tukik tersebut kemudian akan dilepaskan ke laut.

4.Pulau Kelapa Dua, Kepulauan Seribu

Perjalanan menuju tempat konservasi ini memakan waktu sekitar 1-2 jam dari Pantai Marina Ancol.

Penangkaran yang satu ini bersifat semialami. Telur-telur penyu di kawasan ini diambil dari pulau-pulau lain yang ada di wilayah kerja Taman Nasional.

Tepatnya di Taman Nasional Kepulauan Seribu ini, kamu bisa temukan penyu sisik, penyu belimbing, penyu hijau, penyu ridel, penyu pipih, serta penyu tempayan.

5.Pantai Sukamande, Banyuwangi

Berkat lokasinya yang terpencil, penyu-penyu raksasa dari Samudra Hindia dan Pasifik dapat bertelur bebas tanpa terganggu aktivitas manusia.

Ingin lihat penyu bertelur? Kamu bisa mengikuti tur yang didampingi oleh pemandu untuk menyaksikan prosesnya di malam hari. Nah, pengunjung tidak boleh berisik, apalagi menyalakan cahaya ya, karena penyu akan takut dan kembali ke laut.

Seru banget kan destinasi ekowisata ini? Jika kamu pergi berwisata nanti, pastikan untuk tetap menjalankan protokol kesehatan ya.

Selain itu, jaga diri dan keluarga dari risiko kecelakaan saat perjalanan dengan asuransi kecelakaan Bebas Aksi yang berlaku di seluruh dunia dengan manfaat hingga Rp1 miliar!

Preminya terjangkau, mulai dari Rp30 ribu/bulan. Daftar, beli, dan klaim bisa dilakukan secara online Selengkapnya di https://www.fwd.co.id/products/accident/bebas-aksi/

Sumber:

  • https://bengkulu.antaranews.com/berita/90439/penangkaran-penyu-jadi-tujuan-wisata-edukasi
  • https://bengkulu.antaranews.com/berita/90439/penangkaran-penyu-jadi-tujuan-wisata-edukasi

  • https://traveling.bisnis.com/read/20190505/224/918726/wisata-konservasi-menyaksikan-penyu-hijau-bertelur-di-pulau-pahat

  • https://indonesiakaya.com/pustaka-indonesia/melihat-penangkaran-tukik-di-uptd-pusat-konservasi-penyu-pariaman/

  • https://direktori-wisata.com/wisata-konservasi-penyu-dan-mangrove-di-sekitar-jakarta/

https://www.idntimes.com/travel/destination/iefa-pooh/wisata-konservasi-penyu-jawa-timur-c1c2/5

Bagikan